UNIVERSITAS HASANUDDIN

  • id
  • en

PROGRAM MAGISTER GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Author Archives: Paharuddin (Fardin)

Peringkat akreditasi B yang disandang Prodi Geofisika dengan tanggal Daluarsa 14 Pebruari 2018, telah mengalami peningkatan ke Peringkat terakreditasi A. Peringkat terakreditasi A ini disandang Prodi Geofisika setelah melalui reakreditasi dan divisitasi oleh Assessor Badan Akreditasi Nasional Pergurutan Tinggi (BAN-PT) pada tanggal 30 Mei 2018.

Berdasarkan direktori hasil akreditasi program studi sebagaimana diperlihatkan pada hasil pencarian melalui website BAN PT, Peringkat terakreditasi A dengan nilai 377 untuk Program studi Geofisika berlaku hingga 06 Juni 2023 dengan No SK : 1533/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2018.

 

DIREKTORI HASIL AKREDITASI PROGRAM STUDI

 

Perguruan Tinggi Program Studi Strata Wilayah No. SK Tahun SK Peringkat Tanggal Daluarsa Status Daluarsa
Universitas Hasanuddin Fisika S1 09 394/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2018 2018 A 2023-02-06 Masih berlaku
Universitas Hasanuddin Geofisika S1 09 1533/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2018 2018 A 2023-06-06 Masih berlaku

Sumber: https://banpt.or.id/direktori/prodi/pencarian_prodi

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

The International Conference on Geoscience (ICoGeS) is organized by the Study Program of Geophysics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University, Indonesia in cooperation with Indonesian Association of Geophysicist (HAGI), Indonesian Student Association of Geophysics – V Region (HMGI), Society of Exploration Geophysicists (SEG) Hasanuddin University Student Center, Society of Petroleum Engineer (SPE) Hasanuddin University Student Chapter, European Association of Geoscientist & Engineers (EAGE) Hasanuddin University Student Chapter.

The 1st ICOGES will be held in Makassar (Capital city of South Sulawesi Province) on 1st – 2nd of November 2018 with the main theme “Geoscience and Technology for Better Environment”. It is aimed to bring together scholars, researchers and experts from diverse areas of backgrounds and applications. A special goal of the conference is to promote an interaction and exchange of knowledge and experiences among scientists and practitioners especially in geoscience theoretical and experimental studies.

Researchers from universities, institutes and related industries working on various fields of Geophysics and related areas are expected and invited to participate for presenting their papers or just attending the conference.

The proceeding of the 1st ICoGeS will publish original research papers and review papers, as well as case studies, technical reports, etc. After being reviewed by reviewers, all accepted papers will be published in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science which is indexed by Scopus.

More information : http://www.magistergeophys.sci.unhas.ac.id/icoges2018/

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Proses pembelajaran daring selama ini berjalan di Prodi Geofisika memanfaatkan aplikasi Learning Management System (LMS) Unhas yang dapat diakses pada URL http://lms.unhas.ac.id, dengan tampilan seperti pada Gambar berikut.

Sejak awal pemanfaatan LMS yang disediakan oleh pengelola LMS Unhas, umumnya masih menggunakan LMS-2016 (sperti pada Gambar) tidak pernah ditemui adanya kendala baik dalam pemberian materi, forum diskusi, quiz dan tugas perorangan maupun perkelompok. Namun pada tahuan ajaran baru semester gasal 2017/2018 terdapat satu kendala yang ditemui oleh peserta matakuliah pada salah satu mata kuliah yang diampu oleh Dosen Prodi Geofisika. Baca Selanjutnya

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Materi tentang pembuatan bahan ajar yang dibawakan pada:

Lokakarya Upgrading Bahan Ajar Menuju Peningkatan Kualitas Proses Pembelajaran

Program Studi Geofisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Hasanuddin
24 September 2016
MakassarFr_amster

 

Selengkapnya dapat diunduh pada link berikut:

Materi pembuatan bahan Ajar di LMS-2016 Unhas.

Untuk praktek pembuatannya, silahkan langsung menuju pada halaman 23 hingga akhir.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Prosidng-SNGeof2016

Prosiding Seminar Nasional Geofisika 2016, Universitas Hasanuddin Makassar, 06 Agustus 2016.

ISBN : 978-602-7787-19-3

Selengkapnya dapat diunduh pada:

http://www.magistergeophys.sci.unhas.ac.id/Prosiding/Prosiding SNGef Unhas 2016 – Fixed.pdf

small tits
blondes sex
mature
lesbian teens
jóvenes porno
travestis asiatique

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pelaksanaan Hibah Penelitian Tahun 2016 pada Batch-1 di lingkungan Universitas Hasanuddin untuk masing-masing skim, Ipteks (5 Judul) MP3Ei (7 Judul), Stranas (3 Judul), UPT (55 Judul) Unggulan Stranas Nasional (1 Judul), Rapid (1 Judul), Insinas (3 Judul) (sumber: http://lp2m.unhas.ac.id/, 2016)

Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) sebagai skim yang masuk dalam Riset Terapan menjadi wadah bagi salah satu proposal penelitian yang anggota penelitinya berasal dari Prodi Geofisika FMIPA-Unhas dan dinyatakan lolos  dibiayai  untuk pelaksanaan hibah tahun 2016 (Batch-1). Proposal penelitian dimaksud, berjudul:

Pemetaan Zona Kerentanan Tanah Longsor Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano Provinsi Sulawesi Utara

Penelitian tersebut merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya (Tahun I) pada Propinsi yang sama, namun pada penelitian tahun II ini akan difokuskan pada DAS-Tumpaan-Tondano di Sulawesi Utara Manado.

Abstrak Penelitian Sebelumnya:
Tanah longsor yang menimbulkan banjir bandang di Sulawesi Utara terjadi pada tanggal 22 Januari 2014. Kejadian tersebut menimbulkan korban jiwa, harta benda dan infrastruktur. Tecatat jumlah rumah rusak berat 3.688 unit, 1.966 unit rumah kategori rusak sedang dan 4.789 unit rumah termasuk Kategori rusak ringan (http://www.mediacenter.or.id/) 27 Jauari 2014). Selanjutnya dilaporkan bahwa tempat ibadah yang rusak 54 unit tediri dari mesjid 27 unit dan gereja 29 unit. Posko komando tanggap darurat (http://www.mediacenter.or.id/) merinci kerugian akibat kerusakan infrastruktur yaitu:
1. 19 ruas jalan sepanjang 31,6 km, kerugian ditaksir Rp. 39,5 milyar
2. 5 unit jembatan, kerugian ditaksir Rp. 40,4 milyar
3. Saluran drainase 3,9 km, kerugian ditaksir Rp. 4 milyar
4. Tanggul anak sungai 1,6 km, kerugian ditaksir Rp. 3,4 milyar
5. MCK, jaringan pipa PDAM dan sanitasi, kerugian ditaksir Rp. 4 milyar
6. Tanggul S. Tondano 6,2 km, kerugian ditaksir Rp. 360 milyar
7. Tanggul S. Sario 1 km, perkiraan kerugian Rp. 60 milyar
8. Tanggul S. Sawangan, perkiraan kerugian Rp. 140 milyar

Menurut Dwikora Karnawati (2014) potensi terjadinya longsoran akan memicu terjadinya banjir bandang di Sungai Kali yang terletak sepanjang jalur Manado-Tomohon tepatnya di Desa Tinoor masih sangat besar. Selanjutnya disebutkan bahwa tanah longsor dan banjir bandang merupakan fenomena alam yang dikendalikan oleh kondisi geologi, kemiringan lereng yang curam dan struktur geologi. Ketiga hal tersebut merupakan faktor penyebab tanah longsor dan pemicunya adalah faktor curah hujan yang tinggi. Gambar 1 menunjukkan korban bencana banjir bandang akibat kejadian tanah longsor di DAS Tondano Provinsi Sulawesi Utara.
Untuk mengurangi mengantisipasi kejadian tanah longsor dan banjir bandang maka perlu dilakukan penelitian yang menghasilkan peta kerentanan tanah longsor. Peta tersebut dapat dijadikan acuan dalam merevisi kembali struktur dan pola ruang provinsi Sulawesi Utara. Tanah longsor masih berpotensi terjadi di masa akan datang. Oleh karena itu sangat penting dilakukan penelitian untuk membangun peta kerentanan longsor di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Proses Hirarki Analitik (PHA) untuk membangun peta kerentanan longsor. Data SIG (Sistem Informasi geografis) seperti elevasi, aspek lereng, kemiringan lereng, jarak dari jalan, jarak dari sungai, litologi, pelurusan, tekstur tanah, curah hujan, penggunaan lahan atau penutupan lahan dan inventarisasi di ekstrak dari berbagai sumber dan digunakan untuk menghitung indeks kerentanan longsor.

Kata kunci: DAS, longsor, PHA, SIG, Tondano

Tim Peneliti:

Dr. Ir. Muchtar S.Solle, PGD, M.Sc. (NIDN: 0005055703)
Dr. Paharuddin, M.Si (NIDN:  0006026402)
Asmita Ahmad, S.T.,M.Si (NIDN: 0016127304)
Muh. Ansar, SP., MSi (NIDN: 0003057302)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Salah satu dari beberap jenis Penelitian yang berhasil dinyatakan lolos  dibiayai  untuk pelaksanaan hibah tahun 2016 (Batch-2) adalah Penelitian dengan Judul:

KECENDERUNGAN PERUBAHAN MORFOLOGI PULAU KARANG
DI MAKASSAR : UPAYA MITIGASI BENCANA ABRASI

Penelitian tersebut bertujuan untuk memprediksi perubahan morfologi pulau beberapa tahun kedepan agar dapat digunakan untuk menentukan upaya mitigasi bencana akibat abrasi. Setelah perubahan morfologi dapat diprediksi, tahun kedua penelitian dilanjutkan untuk memvalidasi model perubahan sehingga dapat digunakan sebagai rujukan pengelolaan mitigasi bencana pulau-pulau kecil.  Metode yang digunakan yaitu model Celuler Automata berbasis Sistem Informasi Geografis dengan membangun aturan perubahan transisi pada software Cellular Automata untuk perubahan bentang alam. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah menentukan langkah dalam upaya mitigasi bencana akibat abrasi.

Kata Kunci: Perubahan mofologi pulau, Cellular Automata, Sistem Informasi Geografis, mitigasi bencana

Tim Peneliti:

  1. Dr. Paharuddin (NIDN 0006026402)
  2. Prof. Dr. Dadang A. Suriamihardja (NIDN 0030095603)
  3. Dr. Dewi Y.S. Badawing (NIDN 0002015801)
  4. Dwi Fajriyati Inaku, S.Kel, M.Si (0902058701)

Berhubung besar dana yang mendapat persetujuan mengalami pengurangan dari yang diusulkan, maka jumlah pulau yang akan dijadikan obyek penelitian sebanyak 6 dari 11 pulau-pulau yang tersebar dikepulauan spermonde.

Untuk melaksanakan penelitian ini, diperlukan sejumlah parameter yaitu:

  1. Kelompok parameter penggerak primer :
    1) Pola angin monsun dalam bentuk  distribusi arah dan besar hembusan;
    2) distribusi jarak hembusan angin;
  2. Kelompok parameter penggerak sekunder:
    1) besar  dan arah  arus pasang surut;
    2) pola refraksi ortogonal ombak;
    3) besar dan arah arus dekat pantai;
  3. Kelompok parameter objek yang digerakkan:
    1) masa jenis butiran pembentuk pantai;
    2) diameter butiran pembentuk pantai;
    3) kecepatan jatuh butiran pembentuk pantai;
  4. Kelompok parameter morfologi pantai:
    1) kontur kedalaman sekeliling pulau;
    2) fisiografi pantai;
    3) konfigurasi perletakan sebaran pulau-pulau kepulauan Spermonde

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail